Senin, 08 Februari 2010

तुलिसन कपास :D

Senin, 08/02/2010 07:01 WIB

'Putih-Merah' Milan Tanpa Tuah
Doni Wahyudi - detiksport


AFP

Foto Terkait
gb
Rossoneri Kecewa Lagi
Jakarta - Di Liga Champions, AC Milan mengenal maglia fortunata alias jersey pembawa keberuntungan. Tapi keputusan memakai kombinasi kostum Putih-Merah di kandang Bologna sama sekali tak memberi tuah buat Rossoneri.

Terakhir kali maglia fortunata bekerja ampuh buat Milan adalah di final Liga Champions 2007. Diberi status tuan rumah oleh UEFA, Rossoneri memilih seragam kedua (putih-putih) dan memberi kesempatan Liverpool menggunakan seragam kebesaran berwarna merah.

Sebagaimana diketahui, laga tersebut kemudian berkesudahan 2-1 buat Rossoneri. Sepanjang sejarah, itu adalah kali kelima Diavolo Rosso menjuarai Liga Champions dengan seragam putih-putih - meski mereka tercatat dua kali gagal jadi kampiun dengan jersey yang sama.

Terkait laga kontra Bologna malam tadi, Milan juga memakai seragam yang tak biasa di Renato Della`Ara. Tapi bukan maglia fortunata yang dipakai karena Andrea Pirlo cs bukan memakai seragam putih-putih.

Dalam laga yang berkesudahan 0-0 tersebut, Milan bermain menggunakan seragam putih tapi memilih celana berwarna merah. Ini adalah untuk kali pertama kombinasi putih-merah dipilih Rossoneri sejak yang terakhir pada 24 Januari 1999 silam.

Di situs resmi Milan tak dijelaskan apa alasan pemilihan kombinasi seragam yang sudah lama tak dipilih tersebut. Tapi situs La Gazzetta dello Sport menampik kabar yang menyebut pemakaian seragam tersebut terkait alasan-alasan takhayul. Sebagai catatan, di tahun 1999, kali terakhir memakai seragam putih-merah, Milan menjadi juara Seri A bersama pelatih Alberto Zacaroni.

Yang jelas, usai laga, Leonardo malah mengutuki ketidakberuntungan yang memayungi timnya karena punya banyak peluang namun tetap gagal biki gol. ( din / a2s )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tidak ada komentar: